Sekolah kejuruan inovatif yang mempersiapkan siswa sukses di dunia digital melalui pembelajaran berbasis proyek, mentor praktisi, dan kurikulum yang dekat dengan kebutuhan industri.
Kami bukan hanya dikenal di dalam negeri. Kami diakui dunia melalui pengalaman nyata di industri kreatif digital internasional.
Sebagai penyedia jasa desain grafis untuk streamer, tim kami mencatatkan pencapaian global dan menjadi salah satu bukti bahwa kualitas lokal mampu bersaing di pasar internasional.
Di sinilah siswa belajar langsung dari ekosistem yang sudah membuktikan bahwa skill digital bisa menjadi jalan menuju peluang global.
Pelajari SekolahnyaSekolah Freelancer adalah sekolah kejuruan inovatif yang mempersiapkan siswa menjadi freelancer profesional di era digital.
Melalui pembelajaran berbasis proyek, mentor berpengalaman, dan kurikulum terkini, siswa dibekali skill teknis, soft skill, portfolio, komunikasi, dan mental kerja yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia digital.
Fokus kami sederhana: siswa tidak hanya paham teori, tetapi mampu menghasilkan karya, memahami pasar, dan siap menghadapi dunia kerja nyata.
Sekolah Freelancer lahir dari pengalaman nyata di bidang desain, AI, startup, pendidikan, dan industri kreatif digital.
Penggagas gerakan pendidikan kreatif yang mengintegrasikan desain, AI, dan kemandirian finansial. Sebagai pendiri KongVector Studio, Hanief menciptakan Sekolah Freelancer sebagai wadah untuk mencetak talenta digital masa depan.
Mirza membawa perspektif global ke dalam sistem pembelajaran lokal. Dengan bekal akademik dan pengalaman membangun startup, ia menjadi sosok strategis dalam pengembangan visi jangka panjang Sekolah Freelancer.
Siswa dibekali keterampilan praktis, pengalaman project, dan pendampingan intensif agar siap membangun karier sebagai freelancer profesional.
Mentor berasal dari dunia kerja nyata dan aktif di industri digital, sehingga pembelajaran lebih aplikatif.
Materi mengikuti perkembangan industri, mulai dari desain, website, AI, 3D, hingga kebutuhan freelance modern.
Siswa diarahkan mengerjakan project nyata untuk membangun portfolio dan pengalaman kerja sejak dini.
Mulai dari personal branding, komunikasi klien, negosiasi harga, hingga evaluasi hasil karya.
Di Sekolah Freelancer, siswa tidak hanya duduk mendengar teori. Mereka diarahkan untuk mencoba, membuat karya, memahami kebutuhan pasar, dan membangun mental kerja profesional.
Karya siswa menunjukkan kreativitas, keterampilan siap pakai, dan kesiapan masuk ke industri digital.
Kami bangga memiliki pengajar profesional yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.
Tetap terhubung dengan kami untuk update terbaru seputar program, karya, dan peluang kolaborasi dari Sekolah Freelancer.